KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI - ANALISIS DAN DESAIN SISTEM INFORMASI JOGIYANTO | LADANGTEKNO

KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI

 

 

Pada materi sebelumnya kita sudah membahas mengenai Konsep Dasar Informasi.


Pada Materi kali ini kita akan membahas mengenai Konsep Dasar Sistem Informasi yang tentunya masih dari buku yang sama yaitu Analisis dan Desain Sistem Informasi dari Jogiyanto.





KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI

 

 

Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi manajemen di dalam mengambil keputusan. 

 

Informasi dapat diperoleh dari sistem informasi (information systems) atau disebut juga dengan processing systems atau information processing systems atau information-generating systems.


Komponen Sistem Informasi

John Burch dan Gary Grudnitski mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari beberapa komponen yang disebut dengan istilah blok yang saling berinteraksi satu dengan lainnya untuk mencapai sasaran.

Gambar 1 Blok Sistem Informasi yang berinteraksi
Gambar 1 Blok Sistem Informasi yang berinteraksi

  • Blok Masukan merupakan inputan yang mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi yang berisi metode serta media untuk menangkap data.
  • Blok Model berisi kombinasi dari prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
  • Blok Keluaran merupakan produk dari sistem informasi, yang berisi informasi berkualitas serta dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen.
  • Blok Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem. Teknologi terdiri dari beberapa bagian utama yaitu, teknisi, perangkat lunak dan perangkat keras.
  • Blok Basisdata menyimpan data untuk keperuluan penyediaan informasi didalamnya. Data dalam basisdata diorganisasikan agar menhasilkan informasi yang lebih berkualitas.
  • Blok Kendali berisi pengendalian yang perlu dirancang dan diterapkan untuk menyakinkan bahwa hal-hal yang merusak sistem dapat dicegah serta diatasi dengan cepat bila menyebabkan terjadinya kesalahan.


Baca Juga:




Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi manajemen (SIM) merupakan penerapan sistem informasi di dalam organisasi untuk mendukung informasi-informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen yang melakukan fungsi-fungsi untuk menyediakan semua informasi yang mempengaruhi semua operasi organisasi. 


SIM tergantung dari besar-kecilnya organisasi dapat terdiri dari sistem-sistem informasi sebagai berikut.

  • Sistem informasi akuntansi (accounting information system)
  • Sistem informasi pemasaran (marketing information system)
  • Sistem informasi manajemen persediaan (inventory management information system)
  • Sistem informasi personalia (personnel information system)
  • Sistem informasi distribusi (distribution information system)
  • Sistem inform asi pembelian (purchasing information systems)
  • Sistem informasi kekayaan (treasury information systems)
  • Sistem informasi analisis kredit (credit analysis information system)
  • Sistem informasi penelitian dan pengembangan (research and development information systems)
  • Sistem informasi teknik (engineering information systems)



Sistem Informasi Akuntansi

Akuntansi merupakan proses pencatatan (recording), pengelompokkan (classifying), perangkuman (sununaizing) dan pelaporan (reporting) dari kegiatan transaksi perusahaan. 

 

Tujuan dari kegiatan akuntansi adalah membuat laporan-laporan keuangan. Sistem informasi yang berbasis pada komputer sekarang dikenal dengan istilah sistem informasi akuntansi atau SIA yang biasanya berisi kumpulan kegiatan dari organisasi yang bertanggung jawab untuk menyediakan informasi keuangan.

 

SIA hanya terbatas pada pcngolahan data yang bersifat keuangan saja, sehingga informasi yang dihasilkan oleh SIA hanya informasi keuangan saja. 


SIA hampir mewakili semua SIM karena SIA merupakan subsistem yang terbesar dari SIM.



Peranan Sistem Informasi Bagi Manajemen

Manajemen membutuhkan informasi untuk mendukung proses pengambilan. 

 

Sumber informasi untuk pengambilan keputusan manajemen bisa didapatkan dari informasi ekstenal dan informasi internal. 

 

Informasi internal dapat diperoleh dari sistem informasi berupa informasi yang dihasilkan dari operasi PDE (pengolahan data elcktronik) dan informasi non PDE. 

 

Sistem informasi mempunyai peranan yang penting di dalam menyediakan informasi bagi manajemen semua tingkatan. 

 

Agar informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi dapat berguna bagi manajemen, maka analis sistem haruslah mengetahui kebutuhan-kebutuhan informasi yang diinginkan oleh manajemen, kemudian bagaimana tipe informasi yang dibutuhkan oleh suatu manajemen sehingga diharapkan informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi akan dapat sesuai dengan yang dibutuhkan oleh manajemen.



Sekian dulu pembahasan mengenai Konsep Dasar Sistem Informasi, semoga materinya dapat berguna. Untuk pembahasan lainnya mengenai buku ini bisa kalian lihat dilink dibawah ini


MATERI ANALISIS DAN DESAIN SISTEM INFORMASI JOGIYANTO


Jangan lupa kunjungi terus ladangtekno dan dapatkan informasi serta tutorial mengenai dunia teknologi dari ladangtekno.

komentar dengan bijak ya :)
please write comments wisely :)
EmoticonEmoticon