18 MySQL - Fungsi Built in di MySQL

 logo mysql

 

 

 

Fungsi Built in di MySQL

Fungsi adalah fasilitas yang disediakan oleh database secara umum untuk memanipulasi data, seperti mencari jumlah data, rata-rata nilai dan lain-lain. Fungsi memebuat user bisa memanfaatkan server untuk melakukan pemrosesan, ’Server Side Processing’.


Adapun ciri- ciri fungsi dalam yang terdapat dalam Fungsi dalam MySQL adalah sebagai berikut.

1)    Fungsi dapat ditulis dalam huruf kecil ataupun huruf kapital.
2)    Tidak ada spasi antara Fungsi dengan tanda kurung pembuka.
3)    Jika dibutuhkan lebih dari satu argumen maka setiap argumen dipisahkan oleh tanda koma.

Fungsi-fungsi dalam MySQL dapat dikelompokkan menjadi bebarapa bagian, yaitu:


Baca Juga: MySQL - Pengertian dan Tipe Data yang ada di MySQL



1)    Fungsi Sistem

Fungsi sistem adalah kelompok Fungsi yang memberikan informasi tentang pemakaian server database. Kelompok Fungsi ini terdiri dari :
a.    DATABASE()
Fungsi ini digunakan untuk memberikan informasi database apa yang sedang digunakan oleh pemakai.

 

b.    LAST_INSERT_ID()
Digunakan untuk menampilkan informasi data yang telah dihasilkan (di-generate) oleh MySQL pada kolom yang menggunakan tipe data AUTO INCREMENT.


c.    SESSION_USER()
Fungsi yang digunakan untuk manampilkan informasi pemakai yang sedang melakukan akses ke dalam server MySQL. Kadang digunakan oleh pemakai untuk mengetahui siapa yang sedang login ke dalam database yang sedang ditinggalkan oleh pemakainya, atau saat ingin mengetahui pengguna sedang memakai account user milik siapa. Fungsi ini memiliki kesamaan dengan fungsi SYSTEM_USER() dan USER().


d.    SHOW DATABASE
Fungsi ini dapat digunakan untuk melihat database yang sudah ada dalam MySQL.


e.    USE NAMA_DATABASE
Apabila seorang pemakai telah berada di dalam lingkungan Mysql, pemakai tersebut dapat memilih database mana yang akan dikelola. Untuk keperluan tersebut pemakai dapat menggunakan perintah use diikuti nama database yang akan dikelola. NAMA_DATABASE adalah nama dari database yang ada pada MySQL.


f.    SHOW TABLES
Fungsi ini digunakan untuk melihat tabel apa saja yang ada di dalam suatu database.


g.    DESCRIBE NAMA_TABEL
Fungsi ini digunakan untuk melihat struktur tabel yang ada dalam suatu database. NAMA_TABEL adalah tabel yang ingin dilihat strukturnya seperti field-field dan tipe data yang ada dalam tabel tersebut.


h.    VERSION()
Fungsi yang digunakan untuk mengetahui versi dari server MySQL yang sedang digunakan.


Baca Juga: MySQL - JOIN




2)    Fungsi Karakter

Fungsi Karakter – Fungsi yang digunakan untuk melakukan manipulasi data karakter. MySQL menyediakan banyak Fungsi built-in untuk melakukan manipulasi teks, diantanya adalah sebagai berikut.
a.    LOWER(x)
Fungsi ini akan mengkonversi semua karakter dalam string menjadi huruf kecil semuanya.


Select LOWER(’LowerCase’)

 

 Kode program di atas adalah sintak untuk mengubah suatu huruf menjadi huruf kecil.



b.    UPPER(x)
Fungsi ini digunakan untuk mengkonversi semua karakter dalam string menjadi huruf besar semuanya.


Select UPPER(’LowerCase’)


Kode program di atas adalah sintak untuk mengubah suatu huruf atau karakter menjadi huruf kapital.



c.    ASCII(x)
Digunakan untuk menghasilkan kode ASCII untuk karakter pertama dalam suatu string, x adalah karakter atau string.


Select ASCII(’Teks’);


Kode program ASCII adalah kode program yang digunkana untuk menampilkan nilai ASCII dari teks.


d.    CONCAT(x,y,z,…)
Fungsi ini digunakan untuk menggabungkan beberapa string yang menjadi satu string. akan tetapi apabila ada nilai NULL dalam parameter, maka hasil dari CONCAT adalah NULL.


select concat(x, y, z);


Kode program concat adalah kode program yang digunkan untuk menjalankan fungsi Concat


e.    SUBSTRING(x,m,n)
Digunakan untuk mendapatkan karakter sebanyak n karakter pada string x dimulai dari karakter yang ke m. Jika m bilangan negatif maka proses pengambilan karakter dimulai dari sebelah kanan string.


Select substring(’kata’,mulai_dari,sampai);

 

Kode program substring merupakan sintak yang digukanan untuk membuat sebuah fungsi substring

 

f.    LENGTH(x)
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan panjang karakter. Fungsi ini akan menghitung panjang dari sebuah karakter yang diinputkan


Select length(’length’);


Kode program length merupakan sintak yang digunakan untuk menjalankan fungsi length


g.    LPAD/RPAD(x,y,z)
Fungsi ini digunakan untuk menambahkan string z ke string x disebelah kiri atau kanan string x dan jumlah karakter string z menjadi sebanyak y, proses penambahan dilakukan apabila jumlah karakter x lebih kecil dari y. Contoh:


Select lpad(’base’,8,’da’);
Select rpad(’base’,8,’da’);


Kode program di atas apabila dijalankan akan menghasilkan hasil dadabase dan basedada


h.    TRIM([[BOTH atau LEADING atau TRAILING][x][FROM]y)
Fungsi Trim digunakan untuk membuang karakter x baik di depan atau di belakang atau kedua sisi string y. Contoh:


Select trim(leading fromdatabase’);
Select trim(trailing fromdatabase ‘);
Select trim(both fromdatabase ‘);
Select trim(both ‘d’ fromdatabase’);
Select trim(‘ database ‘);

 

Kode program di atas apabila dijalankan akan menampilkan hasil yaitu database, database, database, atabase, database.

 

Baca Juga: Langkah yang Harus Dilakukan dalam Membuat Sebuah Program Basisdata/Database

 

 

 

3)    Fungsi Agregat

Fungsi agregat (aggregate) adalah fungsi yang menerima koleksi nilai dan mengembalikan nilai tunggal sebagai hasilnya. Berikut fungsi-fungsi dalam query aggregation.
a.    SUM
SUM merupakan perintah yang digunakan untuk melakukan penjumlahan disuata data, seperti harga, stok, dan jumlah pembeli. Perintah SUM dapat dijalankan dengan menggunakan sintak SELECT SUM([nama_kolom]) FROM [nama_tabel] WHERE [kondisi];. SUM juga dapat dijalankan tanpa menggunakan kondisi(Where).


SELECT SUM(harga) FROM barang 
WHERE jenis_barang='elektronik';


Kode Program SUM merupakan sintak yang dapat digunakan untuk melakukan penjumlahan terhadap harga yang terdapat di tabel barang ketika kolom jenis_barang berisikan data elektronik.

SUM
SUM

Gambar SUM merupakan tampilan setelah Kode Program SUM dijalankan. Data yang dijumlahkan dalam tabel tersebut adalah data yang memiliki jenis_barang elektronik.


b.    COUNT
COUNT adalah perintah yang digunakan untuk menghitung banyaknya baris data yang ada dalam sebuah kolom. Jika data pada kolom nama terdapat lima nilai maka ketika meggunakan sintak COUNT ini akan muncul hasil 5.

 

SELECT COUNT(id_barang) FROM transaksi WHERE id_barang = 11;

 

Kode Prorgram COUNT merupakan sintak yang digunakan untuk menghitung jumlah baris pada kolom id_barang, yang berada di tabel transaksi. Jumlah baris yang akan dihitung adalah baris yang memiliki id_barang = 11.

 

COUNT
COUNT
 

Gambar COUNT merupakan tampialn dari Kode Program COUNT yang sudah dijalankan. Data yang diperoleh oleh sintak pada Kode Program COUNT adalah 12.


c.    AVERAGE
AVERAGE merupakan perintah yang digunakan untuk mencari rataan dari sebuah kolom yang sudah diseleksi. Perintah AVERAGE dapat dijalankan dengan sintak SELECT AVG([nama_kolom]) FROM [nama_tabel] WHERE [nama_tabel];


SELECT AVG(stok) FROM barang WHERE stok < 50;


Kode Program AVERAGE merupakan sintak yang digunakan untuk menghitung nialai rataan dari stok_barang dengan kondisi stok melebihi 50.

AVERAGE
AVERAGE


Gambar AVERAGE merupakan tampilan setelah Kode Program AVERAGE yang sudah dijalankan. Data hasil yang muncul adalah 18,1667 yang merupakan rataan dari stok yang ada.


d.    MAX
MAX merupakan perintah yang digunakan untuk mencari nilai maksimal atau nilai tertinggi yang terdapat dalam data pada sebuah kolom tabel


SELECT MAX(harga) FROM barang;

 

Kode Program MAX merupakan sintak yang digunakan untuk mencari harga tertinggi dari data yang ada di kolom tabel harga.


MAX
 Gambar MAX


Gambar MAX merupakan tampilan Kode Program MAX yang telah dijalankan. Data yang muncul pada hasi run dari Kode Program MAX adalah nilai tertinggi dari harga barang.

 

e.    MIN
MIN merupakan perintah yang digunakan untuk mencari nilai minimal atau nilai terkecil yang terdapat dalam data pada sebuah kolom tabel.

SELECT MIN(harga) FROM barang;


Kode Program MIN merupakan sintak yang digunakan untuk mencari harga terendeah dari data yang ada di kolom harga.


MIN
MIN


Gambar MIN merupakan tampilan Kode Program MIN yang telah dijalankan. Data yang muncul pada hasi run dari Kode Program MIN adalah nilai terendah dari harga barang.

 

f.    GROUP_CONCAT
GROUP_CONCAT merupakan perintah yang digunakan untuk menggabungkan data yang berada dalam satu baris kolom.


SELECT GROUP_CONCAT(nama_pelanggan ) FROM pelanggan
WHERE id_pelanggan < 13;

 



Kode Program GROUP_CONCAT merupakan sintak yang digunakan untuk menggabungkan nama_pelanggan dari tabel_pelanggan dimana dengin kondisi id_pelanggan kurang dari 13.


GROUP_CONCAT
GROUP_CONCAT


Gambar GROUP_CONCAT merupakan tampilan Kode Program GROUP_CONCAT yang telah dijalankan. Data yang muncul pada hasi run dari Kode Program GROUP_CONCAT adalah nama_pelanggan yang memiliki id_pelanggann kurang dari 13, penampilan data tidak berupa kolom-kolom melainkan dijadikan satu kolom.


Baca Juga: Jenis - jenis Key Atau Kunci dalam Relational Database

 

 

 

4)    Fungsi Aritmatik

Fungsi operator aritmatika dasar yang dimiliki oleh MySQL adalah; penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Operator aritmatika tersebut disertakan dalam perintah select yang bertujuan untuk memanipulasi data yang sifatnya sederhana.
a.    Penjumlahan (+)
Digunakan untuk menjumlahkan dua buah data numerik dengan hasil data numerik juga.


select 3+3;

 

Kode program di atas adalah sintak untuk melakukan penjumlahan, apabila dijalankan akan menampilkan hasil yaitu 6.


b.    Pengurangan (-)
Digunakan untuk operasi pengurangan data numerik, dimana bilangan yang sebelah kiri dikurangkan dengan yang sebelah kanan. Menghasilkan data numerik.

select 3-3;

 

Kode program di atas adalah sintak untuk melakukan pengurangan, apabila dijalankan akan menampilkan hasil yaitu 0.


c.    Perkalian (*)
Digunakan untuk melakukan operasi perkalian pada data numerik dan menghasilkan data numerik.


select 3*3;


Kode program di atas adalah sintak untuk melakukan perkalian, apabila dijalankan akan menampilkan hasil yaitu 9.


d.    Pembagian (/)
Digunakan untuk melakukan operasi pembagian data numerik, dimana bilangan sebelah kiri dibagi dengan bilangan yang ada disebelah kanan. Operasi aritmetika ini menghasilkan data numerik.


select 3/3;


Kode program di atas adalah sintak yang digunakan untuk melakukan operasi pembagian, apabila dijalankan akan menampilkan hasil yaitu 1.


e.    Pembagian Sisa (%)
Digunakan untuk mendapatkan sisa bagi dari suatu operasi pembagian, bilangan disebelah kiri dibagi dengan bilangan yang disebelah kanan. Sisa dari hasil pembagian tersebut menjadi hasil dari operasi ini yang biasa disebut Modulus.


Select 3%2;


Kode program di atas apabila dijalankan akan menampilkan hasil yaitu 1. Data yang ditampilkan merupakan sisa hasil bagi.


Baca Juga: Tipe-tipe Tabel yang Ada di MySQL




5)    Fungsi Tanggal dan waktu

Fungsi waktu, mau tidak mau memang harus ada dalam proses database, karena dalam proses pengolahan data akan sangat berpotensi bersinggungan dengan waktu. Berikut beberapa point penting dalam proses sql yang berhubungan dengan waktu

a.    Fungsi Tanggal

Fungsi tanggal adalah fungsi yang digunakan untuk menampilkan data berupa tanggal, bulan dan tahun.
a)    NOW
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan informasi yang menampilkan data tanggal dan waktu saat ini.


SELECT NOW();


Kode program diatas akan menampilkan data waktu sesuai dengan perangkat yang sedang digunkan oleh user


b)    CURDATE
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan informasi yang menampilkan data tanggal saat ini.


SELECT CURDATE();


Kode program diatas merupakan kode program yang akan menampilkan data berupa tanggal dari perangkat yang digunakan user.


c)    DAYOFMONTH
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan informasi yang menampilkan data tanggal saja.


SELECT DAYOFMONTH(‘2015-04-09’);


Kode program diatas adalah sintak yang digunakan untuk menampilkah informasi day yaitu tanggal yang terdapat dalam date yang di-inputkan.


d)    MONTH
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan informasi bulan saja dalam berbentuk angka.


SELECT MONTH(‘2015-04-09’);


Kode program diatas merupakan sintak yang digunkan untuk menampilkan mengenai informasi bulan yang diinputkan.


e)    MONTHNAME
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan informasi yang menampilkan data nama bulan.


SELECT MONTHNAME(‘2015-04-09’);


Kode program diatasa akan menampilkan data nama bulan dari data tanggal yang dimasukan


f)    YEAR
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan informasi yang menampilkan data tahun saja


SELECT YEAR(‘2015-04-09’);


Kode program diatas adalah kode program yang digunakan untuk mencari tahun dari data tanggal yang dimasukan.


g)    DAYOFYEAR
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan informasi urutan hari yang dihitung dalam satu tahun.


SELECT DAYOFYEAR(‘2015-04-09’);


Kode program diatas merupakan sintak yang digunakan untuk menampilkan data urutan tahun yang ada dalam tahun dari data tanggal yang dimasukan.


h)    ADDDATE
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan informasi tanggal berapa setelah ditambahkan n hari kemudian.


SELECT ADDDATE(‘2015-04-09’, 10);


Kode program diatas merupakan sintak yang digunakan untuk menampilkan data dari tanggal setelah ditambahkan hari yang dingginkan.


i)    DATEDIFF
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan informasi yang menampilkan data selisih dari kedua waktu.


SELECT DATEDIFF(‘2015-04-19’, ‘2015-04-09’);


Kode Program diatas akan menampilkan selisih dari waktu antara 2015-04-19 sampai 2015-04-09


Baca Juga: Contoh Studi Kasus Penerapan DDL dan Relasi



b.    Fungsi Waktu

Fungsi waktu digunakan untuk menampilkan data waktu  yaitu berupa jam, menit dan detik
a)    CURTIME
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan informasi yang menampilkan data  waktu saat ini.


SELECT CURTIME();


Kode program diatas merupakan sintak yang digunakan untuk menampilkan waktu dari perangkat yang digunakan oleh user.


b)    HOUR
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan informasi yang menampilkan data jam saja.


SELECT HOUR(CURTIME());


Kode program diatas merupakan sintak yang digunakan untuk menampilkan waktu berupa jam dari perangkat yang digunakan oleh user.


c)    MINUTE
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan informasi yang menampilkan data menit saja.


SELECT MINUTE(CURTIME());


Kode program diatas merupakan sintak yang digunakan untuk menampilkan waktu berupa menit dari perangkat yang digunakan oleh user.


d)    SECOND
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan informasi yang menampilkan data detik saja.


SELECT SECOND(CURTIME());


Kode program diatas merupakan sintak yang digunakan untuk menampilkan waktu berupa detik dari perangkat yang digunakan oleh user.


e)    TIMEDIFF
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan informasi yang menampilkan data selisih dari kedua waktu.


SELECT TIMEDIFF(‘tanggal_pertama’, ‘tanggal_kedua’);


Kode program diatas merupakan sintak yang digunakan untuk menampilkan selisih waktu dari perangkat yang digunakan oleh user.


Baca Juga: Perbedaan DELETE dan TRUNCATE | Lengkap dengan Contoh

 

 

 

6)    Fungsi Logika

Operator logika biasanya digunakan untuk mengambil atau menampilkan data dengan kondisi atau syarat. Adapun operator yang termasuk kedalam operator logika, yaitu operator AND, operator OR dan operator NOT.
a.    AND
Operator AND digunakan untuk mengambil atau menampilkan data dari table dengan kondisi atau syarat nilai kedua-duanya harus benar (TRUE). Jika terdapat salah satu nilai yang bernilai salah (FALSE) maka data tidak akan ditampilkan, karena tidak memenuhi syarat. Cara penggunaannya sebagai berikut.


SELECT * FROM produk WHERE harga > 30000 AND stok > 10;


Kode program di atas akan menampilan hasil seluruh baris data yang memiliki harga lebih dari 30000 dan stok lebih dari 10. Jadi kondisi tersebut harus terpenuhi semua.


b.    OR
Operator OR digunakan untuk mengambil atau menampilkan data dari table dengan kondisi atau syarat nilai salah satunya benar (TRUE) atau kedua-duanya. Contoh penggunaannya sebagai berikut.


SELECT * FROM produk WHERE harga > 30000 OR stok > 10;


Kode program di atas akan menampilkan hasil semua baris data pada produk yang memiliki harga lebih dari 30000 ataupun stok lebih dari 10. Boleh salah satu yang terpenuhi.


c.    NOT
Operator NOT digunakan untuk mengambil atau menampilkan data dari table dengan kondisi nilai kebalikannya. Maksudnya jika nilai benar (TRUE) operator ini akan membalikan nilai tersebut menjadi salah (FALSE) dan nilai salah (FALSE) inilah yang akan diambil atau ditampilkannya. Contoh penggunaannya sebagai berikut.


SELECT *FROM produk WHERE NOT jenis_produk=’elektronik’;


Kode program di atas akan menampilkan seluruh baris pada produk yang yang jenis produknya bukan elektronik.